Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Habib Ja'far Al-Haddad : Ajarkan anakmu !

Habib Ja'far Al-Haddad sedang menyampaikan ceramah
Dalam ceramah agama yang disampaikan di Majelis Ta'lim Al-Inayah pada hari Sabtu, 22 Oktober 2011, dalam rangka syukuran 7 bulan kehamilan anak H. Andelson, Habib Ja'far Al-Haddad dari Bangil, memberikan nasehat kepada para orang tua untuk mengajarkan anak mereka agar:
  1. Cinta kepada Allah SWT. Anak-anak diharapkan dalam mengenal asma dan sifat dari Allah SWT.
  2. Cinta kepada Nabi. Anak-anak diharapkan untuk mengenal nabinya, sehingga bisa menjadikan beliau sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Cinta kepada Qur'an. Qur'an sekarang banyak yang diabaikan. Banyak Qur'an yang berdebu karena tidak pernah dibaca oleh pemiliknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)