Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Kunjungan Perwakilan WHO pada Kampanye Imunisasi Campak dan Polio


Petugas kesehatan memberikan imunisasi
Pada Selasa 18 Oktober 2011 siang hari salah satu posyandu di wilayah Puskesmas Melati (posyandu Delima) dan posyandu Puskesmas Selat dikunjungi oleh dr. Naser dari WHO untuk mengevaluasi persiapan dan pelaksanaan Kampanye Imunisasi Tambahan Campak dan Polio. Aspek yang dievaluasi adalah persiapan, pelaksanaan dan rencana evaluasi hasil kampanye, yang keseluruhannya mengacu pada panduan pelaksanaan kampanye imunisasi tambahan di lapangan. Secara umum dinilai oleh beliau bahwa persiapan kampanye imunisasi tambahan di Kabupaten Kapuas ini cukup baik. 
dr. Naser (WHO) bersama kader posyandu, petugas dari Puskesmas Melati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas
Beliau menyatakan bahwa kampanye imunisasi tambahan ini adalah pekerjaan besar yang dilaksanakan tiap 5 tahun sekali, yang diharapkan dapat mencapai 95% cakupan imunisasi. Tentu perkerjaan besar ini tidak akan berhasil tanpa dukungan lintas sector dan masyarakat. Karenanya penggerakan dan partisipasi masyarakat termasuk kunci kesuksesan pelaksanaan kampanye ini. 

Beliau juga mengingatkan bahwa ini adalah kegiatan kampanye, dan bukan imunisasi rutin. Karena itu pada saat kampanye focus hanya untuk pemberian vaksin Campak dan Polio. Jika ada anak usia 9 tahun yang belum pernah datang untuk imunisasi sama sekali, lalu datang saat kampanye ini, berikan Campak dan Polio. Selanjutnya 1 bulan mendatang beri imunisasi Campak dan polio rutin. Seperti informasi yang didapat dari Kementerian Kesehatan, bahwa pemberian beberapa dosis Campak dan Polio adalah aman, bahkan justru dapat meningkatkan kekebalan. 
Kader turut berperan dalam Kampanye Imunsiasi Tambahan Campak Polio
Selain itu, diakui pula oleh puskesmas bahwa partisipasi masyarakat masih merupakan tantangan puskesmas pada umumnya. Salah satu contohnya adalah dalam hal pendataan nama seluruh sasaran yang ada di wilayah puskesmas. Seperti pendataan menjelang pemilu/pilkada, diharapkan daftar nama ini ada sebelum pelaksanaan kampanye imunisasi. Sehingga pada saat hari H, akan mudah bagi petugas dan kader untuk mengecek siapa saja anak yang datang untuk imunisasi, dan siapa yang tidak datang. Dengan demikian selanjutnya dapat dilakukan sweeping yang tepat sasaran jika cakupan tidak memenuhi. Dengan cara ini upaya untuk mencapai cakupan 95% imunisasi dilakukan secara sistematis.
Kendala di lapangan terutama untuk puskesmas kota yang padat penduduknya, yakni penyebaran posyandu tidak merata. Demikian juga dengan jumlah kader posyandunya, terkadang hanya 1,2 atau 3 orang dalam 1 posyandu. Sehingga untuk melakukan pendataan lengkap sasaran bayi balita tentu memerlukan keterlibatan masyarakat, tidak hanya kader posyandu. Ini memerlukan dana dan waktu  cukup sebelum hari H pelaksanaan. 

Semoga ke depan persiapan pelaksanaan kampanye imunisasi yang berjalan tiap 5 tahun sekali dapat dilakukan lebih baik.

Penulis: dr. Tri Setyautami, MPHM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas