The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Pembangunan Paviliun RS Tahap I selesai Desember 2011

Sesuai dengan kontrak yang ditandatangani oleh PT. Waskita, pembangunan paviliun diharapkan bisa selesai pada bulan Desember 2011. Pada tahap satu ini diharapkan bagian depan dari paviliun yang terdiri dari tiga lantai ini sudah dapat selesai. Bangunan tahap pertama ini terdiri dari empat buah ruangan poliklinik yang terletak di lantai dasar, dua belas ruangan rawat inap yang terdiri dari ruangan VIP dan VVIP.

Mengingat pembangunan paviliun ini akan dilanjutkan pada tahun 2012, tidak seluruh halaman parkir paviliun akan dipaving mengingat akan masih adanya kendaraaan pengangkut material yang akan mondar-mandir ke bagian belakang dari paviliun ini. Meskipun paviliun ini memiliki tiga lantai, tapi dari gambar yang ada, tidak ada "lift" yang dapat digunakan untuk mengantarkan pasien ke lantai dua dan tiga. Jadi pasien dan keluarga pasien harus menggunakan tangga atau naik melalui jalan yang disediakan untuk mengangkut "brankar" (tempat tidur dorong).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas