Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Musim Langsat Tanjung

Deretan penjual Langsat Tanjung di Jalan Melati
Musim rambutan belum berakhir, tapi musim langsat Tanjung sudah dimulai. Orang yang menjual langsat ini dapat kita lihat bukan cuma di pasar tradisional, tapi juga dapat kita lihat di sepanjang Jalan Melati Kuala Kapuas. Para pedagang ini membuat tempat berjualan dadakan dengan payung dan meja buah. Mereka tampak berderet di seberang Puskesmas Melati. Pemandangan ini dapat kita saksikan setiap tahun di jalan ini pada musim langsat. Pada jam istirahat siang dan pada jam pulang kerja di sore hari, pedagang ini ramai dikunjungi oleh para pembeli. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas