Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Shalat Gerhana di Kapuas

Tadi malam, Sabtu, 10 Desember 2011 bertempat di enam buah masjid (yang admin dapatkan informsinya) yaitu:
  1. Masjid Al-Ihsan (Khotib dan Imam : Bapak Kamaruddin)
  2. Masjid Ar-Rahman (Khotib dan Imam : Bapak Sairaji)
  3. Masjid Jami' Mambulau (Khotib dan Imam : Bapak Marwansyah)
  4. Masjid Mujahidin (Khotib dan Imam : Bapak Ariyadi)
  5. Masjid Al-Mujahidin, Anjir Serapat Km. 10
  6. Masjid An-Nur (Imam : Bapak Rosid, Khotib : Bapak Ganda)
Diselenggarakan shalat gerhana bulan. Shalat tersebut dilaksanakan sebanyak dua rakaat, dengan empat kali Fatihah, empat kali ruku', empat kali sujud, dilanjutkan dengan khutbah. Tadi malam di masjid An-Nur sempat tertunda pelaksanaan shalatnya karena ingin menyaksikan gerhana tersebut yang awalnya tertutup awan (hujan). Setelah tampak sekitar jam 9 malam, barulah shalat dilaksanakan.

Pelaksanaan shalat di Masjid Ar-Rahman diikuti juga oleh sekitar 8 orang ibu-ibu. Di Masjid Al-Ihsan dan Masjid Ar-Rahman, jumlah jama'ah diperkirakan sekitar 40 orang di masing-masing masjid.

Sumber: Bapak Ahmadi dan Bapak Kamaruddin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)