Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kebakaran Pasar Sari Mulia 7 Januari 2012

Kebakaran Pasar Sari Mulia dilihat dari Masjid Al-Ikhlas
Dini hari Sabtu, 7 Januari 2012 warga Kuala Kapuas dikagetkan oleh raungan sirine pemadam kebakaran. Rupanya terjadi kebakaran di Pasar Sari Mulia di Jalan Mawar, Kuala Kapuas. Menurut keterangan penjual beras yang terletak di Jalan Anggrek, pada mulanya api ini kecil saja dan berasal dari pasar milik pemerintah daerah, kemudian api membesar dan menjalar kemana-mana. Pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk Jalan Anggrek juga dipenuhi dengan pemadam kebakaran.

Bila dilihat dari masjid Al-Ikhlas (sebagaimana gambar diatas) tampak sekali bagaimana banyaknya toko dan kios yang terbakar. Sebagian masyarakat yang memiliki toko atau kios disana tampak sedang mengumpulkan apa-apa yang masih bisa diselamatkan.

Komentar

  1. Innalillahi wa innailaihi rojiun. Semoga bisa diambil hikmah dan harta yang telah hilang Alloh ganti dengan yang lebih baik. Aamiin.

    BalasHapus
  2. Innalillahi wa innailaihi rojiun...
    smoga tidak terulang lagi

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"