Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Kebut-kebutan hampir memakan korban

Bundaran kecil yang sering dijadikan sebagai tempat ngebut-ngebutan
Pada hari Jum'at, 20 Januari 2012 di sekitar bundaran kecil, Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas setelah shalat Jum'at berlangsung kebut-kebutan. Kegiatan ini hampir setiap minggu dilakukan oleh para remaja di sekitar bundaran kecil sampai ke lampu merah di pertigaan Tambun Bungai dan Ahmad Yani. Karena mereka sudah pulang lebih dahulu sebelum jama'ah lain keluar dari masjid, maka kondisi jalan masih agak sepi. Kondisi sepi ini mereka manfaatkan untuk kebut-kebutan di jalan tersebut.

Siang ini, seorang pegawai negeri sipil yang akan masuk kantor di sekitar bundaran kecil tersebut, hampir saja tertabrak oleh para remaja yang sedang kebut-kebutan tersebut. Sang ibu langsung meminta kepada admin untuk memberi tahu polisi lalu lintas mengenai hal ini. Admin langsung menghubungi Polsek Kota Selat yang terletak di Jalan Maluku, Kuala Kapuas. Ketika polisi mendengarkan keluhan tersebut, mereka menjawab bahwa sudah ada anggota yang meluncur ke tempat tersebut.

Sang ibu menyayangkan ketiadaan polisi lalu lintas di lokasi kebut-kebutan tersebut. Bukankah kejadian ini sudah sering dilakukan oleh para remaja, tapi mengapa tidak ada tindakan antisipatif yang dilakukan oleh pihak polisi lalu lintas. Bila terjadi kecelakaan, maka banyak masalah yang akan timbul. Semoga hal ini dapat diperhatikan oleh pihak polisi lalu lintas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)