The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Pangkalan Minyak Kios Nor Amalia

Kios Nor Amalia
Pangkalan Minyak Kios Nor Amalia ini terletak di Jl. Jawa, Gang I, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas. Kios ini memberi kesempatan tiga kali dalam sebulan kepada setiap keluarga yang terdaftar disana. Untuk setiap pengambilan disediakan waktu dua hari. Masing-masing keluarga diberi jatah 24 liter sebulan.
Mobil tanki minyak tanah bersubsidi milik Kios Nor Amalia
Pada tanggal 16 Maret 2012 akan diberikan kartu baru bagi para pelanggan. Para pelanggan diharapkan untuk membawa kartu keluarga masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas