The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Pemakaman Ibu Sri Yuningsih

Setelah di shalatkan di Masjid Ar-Rahman, Jum'at, 2 Maret 2012, jenazah Ibu Sri Yuningsih (anggota DPRD Kabupaten Kapuas Periode 2009-2014) dibawa ke Kantor DPRD Kabupaten Kapuas untuk disemayamkan sebentar. Setelah itu jenazah dibawah ke pemakaman di Jl. Jati, Kuala Kapuas.

Setelah selesai dikuburkan, Bapak Sairaji membacakan do'a bagi almarhumah yang diamini oleh para pelayat. Setelah itu acara diambil alih oleh pihak protokoler. Setelah membacakan daftar orang yang mengantarkan karangan bunga, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga secara simbolis yang dilakukan oleh:

  • Yang mewakili Ketua DPRD Kapuas
  • Wakil Bupati Kapuas yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Kapuas
  • Asisten III yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas
  • Yang mewakili DPW Partai Amanat Nasional Kalimantan Tengah
  • Hj. Norhasanah yang mewakili DPW Partai Persatuan Pembangunan Kalimantan Tengah
Setelah itu sambutan disampaikan oleh:
  • Wakil Bupati Kapuas
  • Ketua DPW Partai Amanat Nasional Kalimantan Tengah - H. Rinco Norkim
  • Suami Ibu Sri Yuningsih - H. Misdan
Setelah sambutan, seluruh pelayat menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Bapak H. Misdan dan kedua anak laki-lakinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas