Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Peran Masyarakat Dalam Penanggulangan TBC - World TB Day 2012

Suasana penyuluhan Tuberkulosis di Gedung Lawang Kameloh
Pada hari Kamis, 15 Maret 2012 yang lalu, di Gedung Wanita Lawang Kameloh diselenggarakan kegiatan Penyuluhan Tuberkulosis (TBC) bagi masyarakat umum dan kader posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tim Penggerak PKK, HUT Kota Kuala Kapuas dan sekaligus menyambut World TB Day yang jatuh pada hari ini, 24 Maret 2012.

Dalam penyuluhan ini disampaikan bahwa peran dari masyarakat dan kader adalah mengenali tanda-tanda penyakit Tuberkulosis yang sederhana yaitu adanya batuk berdahak lebih dari tiga minggu disamping gejala-gejala lain seperti demam, berkeringat malam, sesak napas, batuk darah, tidak nafsu makan dan berat badan menurun. Kemudian bila dalam suatu keluarga ada yang menderita TBC maka anggota keluarga lain juga harus diperiksa apakah memiliki tanda-tanda diatas. Bila ada maka harus segera dirujuk ke sarana kesehatan setempat.

Penyuluhan yang dihadiri oleh 150 orang ibu-ibu ini mendapat tanggapan yang cukup baik dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta seputar masalah penyakit ini. Ternyata masih ada stigma dalam masyarakat bahwa penyakit ini bisa diturunkan dari orang tua. Padahal penyakit ini tidak ada hubungannya dengan keturunan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"