Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Door Prize dari Telkomsel di Arena Utama (Stadion Panunjung Tarung) MTQ Kalteng XXVI

Salah seorang penonton menerima door prize berupa kipas angin
Pada hari Minggu, 29 April 2012 setelah lomba untuk Qiro'ah Sab'ah (sekitar pukul 23.45 WIB) diselenggarakan pembagian door prize  bagi penonton yang beruntung. Door prize yang disponsori oleh Telkomsel ini berupa HP, kompor gas rinai, magic jar, dispenser dan kipas angin. Jumlah door prize malam ini adalah sebanyak 14 buah. Banyak dari nomor yang dibacakan tidak ada orangnya. Menurut pembawa acara door prize pada malam terakhir adalah sepeda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)