Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Kedatangan Kafilah MTQ Kalteng XXVI

Pada hari Rabu, 25 April 2012 sekitar pukul 21.00 WIB kafilah dari Seruyan sudah datang ke posko. Kemudian pada hari Kamis, 26 April 2012 pukul 01.30 WIB kafilah dari Lamandau datang dan disambut oleh Camat Selat dengan pengalungan selendang. Peserta langsung diantar oleh panitia menuju tempat penginapan diiringi oleh petugas kesehatan. Pada sekitar pukul 04.15 WIB kafilah dari Sukamara datang ke posko disambut oleh Bapak Masyumi Riva'i. Setelah itu mereka diantar ke penginapan oleh panitia dan juga didampingi oleh petugas kesehatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)