Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Kedatangan Kafilah MTQ Kalteng XXVI

Pada hari Rabu, 25 April 2012 sekitar pukul 21.00 WIB kafilah dari Seruyan sudah datang ke posko. Kemudian pada hari Kamis, 26 April 2012 pukul 01.30 WIB kafilah dari Lamandau datang dan disambut oleh Camat Selat dengan pengalungan selendang. Peserta langsung diantar oleh panitia menuju tempat penginapan diiringi oleh petugas kesehatan. Pada sekitar pukul 04.15 WIB kafilah dari Sukamara datang ke posko disambut oleh Bapak Masyumi Riva'i. Setelah itu mereka diantar ke penginapan oleh panitia dan juga didampingi oleh petugas kesehatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas