Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lanjutan Kedatangan Kafilah MTQ Kalteng XXVI

Berikut ini adalah rangkaian kedatangan kafilah MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012 berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ibu Nur Ainah dari Kementerian Agama Kabupaten Kapuas (tim penyambutan kafilah) per SMS kepada dr. Tri Setyautami (salah seorang anggota tim medis MTQ) pada hari Kamis, 26 April 2012

  • 18:07 - Kafilah Kotawaringin Timur
  • 17:54 - Kafilah Gunung Mas
  • 17:12 - Kafilah Barito Timur
  • 16:41 - Kafilah Barito Selatan
  • 16:17 - Kafilah Palangka Raya
  • 16:06 - Kafilah Pulang Pisau
  • 15:01 - Kafilah Katingan
  • 12:07 - Kafilah Barito Utara
Kontingan Kapuas masuk ke pemondokan pada sore hari. Kontingen Murung Raya, Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau dan Seruyan sudah datang pada pagi dan dini hari. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"