Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Lanjutan Kedatangan Kafilah MTQ Kalteng XXVI

Berikut ini adalah rangkaian kedatangan kafilah MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012 berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ibu Nur Ainah dari Kementerian Agama Kabupaten Kapuas (tim penyambutan kafilah) per SMS kepada dr. Tri Setyautami (salah seorang anggota tim medis MTQ) pada hari Kamis, 26 April 2012

  • 18:07 - Kafilah Kotawaringin Timur
  • 17:54 - Kafilah Gunung Mas
  • 17:12 - Kafilah Barito Timur
  • 16:41 - Kafilah Barito Selatan
  • 16:17 - Kafilah Palangka Raya
  • 16:06 - Kafilah Pulang Pisau
  • 15:01 - Kafilah Katingan
  • 12:07 - Kafilah Barito Utara
Kontingan Kapuas masuk ke pemondokan pada sore hari. Kontingen Murung Raya, Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau dan Seruyan sudah datang pada pagi dan dini hari. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas