Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Jalan Yang Lurus



Oleh: Ustadz Suriani Jiddy

Ini adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia, janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang akan memecah belah kamu.

Apakah jalan yang lurus itu. Ini dijelaskan Allah dalam surat Al-Fatihah: Tunjukilah kami jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang telah diberi nikmat …

Siapa orang-orang yang telah diberi nikmat? Mereka adalah para Nabi, Shiddiqin, Syuhada dan Shalihin.

Jalan yang lurus adalah:
  • Jalan para Nabi – Tauhid karena semua Nabi dan Rasul diutus Allah SWT untuk menegakkan kalimat tauhid. Syariat bisa berbeda-beda. Seluruh Nabi dan Rasul kecuali Nabi Muhammad diutus kepada kaumnya saja. Rasulullah SAW adalah rahmatan lil ‘alamin, kaafatan linnaasi. Rasulullah menghapus atau menyempurnakan syariat terdahulu.

Dan telah kami utus kepada setiap umat seorang rasul, tugasnya tauhid – sembahlah Allah dan jauhilah taghut.

Kaum Tsamud mendustakan para rasul. Kenapa rasul disini disebut dalam bentuk jamak padahal yang diutus kepada mereka hanya Nabi Shaleh? Karena risalah para rasul adalah sama. Jadi ketika suatu kaum mendustakan rasulnya maka sesungguhnya mereka sudah mendustkan seluruh rasul.
  • Jalan para Shiddiqin, orang-orang yang kuat keimanannya
  • Jalan para Syuhada (jalan orang yang gugur membela jalan Allah SWT)
  • Jalan orang-orang yang shaleh, yaitu orang-orang yang memelihara hak-hak Allah SWT

Kemudian Allah menjelaskan lagi, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengikuti jalan empat orang tadi dimurkai dan sesat karena mereka tidak mengikuti jalan yang lurus, tapi Allah lebih merinci lagi. Kalau kita kaitkan dengan sebuah hadits Rasulullah SAW tentang tanda akhir zaman. Rasulullah bersabda: Kalian pasti akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan (sunan, bentuk tunggah dari sunnah) orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkat, sampai-sampai mereka memasuki lubang biawak pun kalian akan mengikutinya. Para sahabat bertanya: siapa mereka, apakah Yahudi dan Nasrani. Sabda Rasulullah: siapa lagi?

Para ulama sepakat bahwa jalan orang-orang yang dimurkai adalah orang-orang Yahudi dan yang sesat adalah orang-orang Nasrani. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas