Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Peningkatan Kasus Muntah Berak di RSUD

Pada hari Senin, 14 Mei 2012 setelah shalat Maghrib, banyak pasien yang berdatangan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pasien-pasien ini dirujuk dari Desa Mampai dan Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung. Mereka adalah para peserta kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong dan  Hari Kesatuan Gerak PKK ke-40 Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Desa Mampai, Kecamatan Kapuas Murung pada pagi harinya.

Menurut keterangan dari Kepala Sub Bagian Rekam Medis, Bapak Fitri Ariyadi, jumlah pasien yang masuk ke IGD adalah sebanyak 62 orang. 46 diantaranya sudah masuk ruang rawat inap, 5 orang masing diobservasi di IGD dan sisanya sudah pulang.

Menurut keterangan keluarga pasien, gejala yang ada pada pasien diantaranya adalah muntah, berak, sebagian ada yang disertai dengan panas badan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sudah secara dini menurunkan jajarannya yang paling ujung yaitu Puskesmas Palingkau dibawah koordinator dr. Timothy Von Simon. Menurut keterangan yang beliau sampaikan, sebenarnya tidak semua pasien yang perlu dirujuk ke rumah sakit, namun karena kepanikan yang ada pada saat itu, masyarakat ingin mendapatkan perawatan dari apa yang mereka alami.

Tentang penyebab dari kejadian ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak yang berwenang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas