Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Peningkatan Kasus Muntah Berak di RSUD

Pada hari Senin, 14 Mei 2012 setelah shalat Maghrib, banyak pasien yang berdatangan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pasien-pasien ini dirujuk dari Desa Mampai dan Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung. Mereka adalah para peserta kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong dan  Hari Kesatuan Gerak PKK ke-40 Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Desa Mampai, Kecamatan Kapuas Murung pada pagi harinya.

Menurut keterangan dari Kepala Sub Bagian Rekam Medis, Bapak Fitri Ariyadi, jumlah pasien yang masuk ke IGD adalah sebanyak 62 orang. 46 diantaranya sudah masuk ruang rawat inap, 5 orang masing diobservasi di IGD dan sisanya sudah pulang.

Menurut keterangan keluarga pasien, gejala yang ada pada pasien diantaranya adalah muntah, berak, sebagian ada yang disertai dengan panas badan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sudah secara dini menurunkan jajarannya yang paling ujung yaitu Puskesmas Palingkau dibawah koordinator dr. Timothy Von Simon. Menurut keterangan yang beliau sampaikan, sebenarnya tidak semua pasien yang perlu dirujuk ke rumah sakit, namun karena kepanikan yang ada pada saat itu, masyarakat ingin mendapatkan perawatan dari apa yang mereka alami.

Tentang penyebab dari kejadian ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak yang berwenang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas