Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Peningkatan Kasus Muntah Berak di RSUD

Pada hari Senin, 14 Mei 2012 setelah shalat Maghrib, banyak pasien yang berdatangan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pasien-pasien ini dirujuk dari Desa Mampai dan Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung. Mereka adalah para peserta kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong dan  Hari Kesatuan Gerak PKK ke-40 Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Desa Mampai, Kecamatan Kapuas Murung pada pagi harinya.

Menurut keterangan dari Kepala Sub Bagian Rekam Medis, Bapak Fitri Ariyadi, jumlah pasien yang masuk ke IGD adalah sebanyak 62 orang. 46 diantaranya sudah masuk ruang rawat inap, 5 orang masing diobservasi di IGD dan sisanya sudah pulang.

Menurut keterangan keluarga pasien, gejala yang ada pada pasien diantaranya adalah muntah, berak, sebagian ada yang disertai dengan panas badan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sudah secara dini menurunkan jajarannya yang paling ujung yaitu Puskesmas Palingkau dibawah koordinator dr. Timothy Von Simon. Menurut keterangan yang beliau sampaikan, sebenarnya tidak semua pasien yang perlu dirujuk ke rumah sakit, namun karena kepanikan yang ada pada saat itu, masyarakat ingin mendapatkan perawatan dari apa yang mereka alami.

Tentang penyebab dari kejadian ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak yang berwenang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas