Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

UD. SUN - merintis dari bawah

UD. SUN
Banyak usaha yang kita lihat berhasil pada saat ini di Kuala Kapuas, semuanya dimulai dari usaha kecil. Salah satu diantaranya adalah UD. SUN. Mini market ini pada awalnya adalah sebuah toko kecil yang terletak di Jl. Seroja, tepatnya di depan Seroja Indah Hotel. Sekarang toko ini sudah makin meluas dengan barang dagangan yang makin bervariasi. Salah satu letak keunikan toko ini adalah kemampuannya untuk menyajikan barang dengan harga yang bersaing dengan tempat-tempat lain. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa tempat ini memiliki pembeli setia. Berbeda dengan mini market yang lain, tempat ini masih memanfaatkan fasilitas yang sangat sederhana. Bapak Hendro, pemilik toko ini dapat dihubungi pada nomor HP 081351305116.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)