Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Walikota H.M. Riban Satia Mendukung Kafilah Palangka Raya

Walikota Palangka Raya, H.M. Riban Satia, M.Si sedang memberikan sambutan
Dalam rangka memberikan dukungan moril kepada kafilah Palangka Raya, pada hari Sselasa, 1 April 2012 Walikota Palangka Raya, H.M. Riban Satia, M.Si berkunjung ke arena utama MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012 di Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Beliau diminta untuk mencabut nomor door prize bagi para penonton. Setelah itu beliau diminta untuk menyampaikan sepatah dua patah kata.

Dalam sambutannya, beliau berharap bahwa Kabupaten Kapuas bisa terus melaksanakan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. Beliau juga berharap bahwa kehidupan masyarakat Kabupaten Kapuas bisa menjadi lebih sejahtera pada masa-masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"