Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Walikota H.M. Riban Satia Mendukung Kafilah Palangka Raya

Walikota Palangka Raya, H.M. Riban Satia, M.Si sedang memberikan sambutan
Dalam rangka memberikan dukungan moril kepada kafilah Palangka Raya, pada hari Sselasa, 1 April 2012 Walikota Palangka Raya, H.M. Riban Satia, M.Si berkunjung ke arena utama MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012 di Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Beliau diminta untuk mencabut nomor door prize bagi para penonton. Setelah itu beliau diminta untuk menyampaikan sepatah dua patah kata.

Dalam sambutannya, beliau berharap bahwa Kabupaten Kapuas bisa terus melaksanakan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. Beliau juga berharap bahwa kehidupan masyarakat Kabupaten Kapuas bisa menjadi lebih sejahtera pada masa-masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)