Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Berkunjung ke Graha Inti Jaya

Pohon sawit di Graha Inti Jaya 
Pada hari Jum'at, 8 Juni 2012 sore, admin berkunjung ke Perkebunan Kelapa Sawit Graha Inti Jaya yang terletak di seberang Desa Manusup, Kecamatan Mantangai.. Admin masuk dari Jalan Trans Kalimantan dekat Polres Pulang Pisau. Jarak dari jalan ke wilayah perkebunan kurang lebih 8 kilometer. Wilayah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau dipisahkan oleh saluran primer. Disepanjang jalan kelapa sawit membentang luas. Wilayahnya sekarang tidak hanya di Manusup, tetapi sudah sampai ke Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai.
Menara telepon seluler
Ketika sedang asyik menyusuri perkebunan sawit, admin dikagetkan dengan adanya menara telepon seluler. Menurut keterangan pegawai kebun, ini adalah menara Indosat yang bekerjasama dengan Telkomsel. Jadi meskipun jauh dari keramaian, sinyal telepon disini cukup kuat.

Ketika sampai di base camp Graha Inti Jaya, terasa ada kehidupan disini, ada banyak bangunan disini, mulai dari rumah general manager, sampai berbagai bangunan untuk berbagai keperluan seperti kantor, gudang, tempat parkir traktor, kantin, masjid, warung dan lain-lain. Jarak base camp ini dari Sungai Kapuas sekitar 3 kilometer.
Jamur yang tumbuh diatas limbah kelapa sawit
Dalam perjalanan pulang, admin melihat ada limbah kelapa sawit yang ditumbuhi oleh jamur. Jadi setiap pagi jamur ini tumbuh di limbah ini. Di beberapa tempat dimana limbahnya sudah diratakan, jamur yang tumbuh lebih besar lagi. Limbah kelapa sawit ini digunakan kembali sebagai pupuk.

Listrik di base camp ini menggunakan boilers yang bahan bakarnya adalah sabut kelapa sawit. Kondisi listrik di base camp ini lebih stabil dibandingkan dengan kondisi listrik di ibukota Kabupaten Pulang Pisau yang sering padam.

Berikut ini adalah liputannya:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas