DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Musim Nanas di Basarang

Sudah lebih dari tiga minggu, Kecamatan Basarang diramaikan oleh Nanas. Hampir disetiap tempat penjualan buah-buahan yang ada di Kecamatan Basarang dipenuhi dengan nanas. Ketika Informasi Kapuas mampir ke salah satu penjual nanas, beliau mengatakan bahwa nanas ini diambil dari kebunnya yang ada di Tahai. Nanas ini dijual dengan harga Rp 5.000 per buah. Bila yang membeli adalah penjual nanas (untuk dijual kembali) maka harganya menjadi Rp 4.000 per buah.

Bila kita melihat di sepanjang Jalan Trans Kalimantan yang melintasi Kecamatan Basarang ini, maka sesekali kita akan melihat mobil bak terbuka yang penuh dengan Nanas untuk dijual lagi ditempat yang lain. Potensi Nanas ini pernah diperhitungkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kapuas, namun sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya. Menurut data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kapuas, potensi luas tanam Nanas mencapai lebih dari 4 juta phn, dengan potensi luas panen lebih dari 3 juta phn.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Noorlatifah dan Hamdani yang dimuat dalam Jurnal Agribisnis Perdesaan didapatkan informasi bahwa keuntungan petani mencapai 68 juta lebih dalam 28 bulan, jadi usaha ini layak untuk dikembangkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)