Merancang Perubahan yang Benar-Benar Bertahan: Mengapa Niat Saja Tidak Cukup

Gambar
  Banyak organisasi ingin berubah. Ada yang ingin lebih disiplin, lebih kolaboratif, lebih cepat beradaptasi, lebih sehat budaya kerjanya, atau lebih baik dalam melayani masyarakat. Namun, pertanyaan pentingnya adalah: kalau tidak ada orang yang melakukan sesuatu secara berbeda, apakah perubahan itu benar-benar terjadi? Jawabannya sederhana: belum tentu. Perubahan organisasi pada akhirnya bukan hanya soal dokumen strategi, rapat koordinasi, arahan pimpinan, atau slogan besar. Inti dari perubahan adalah perubahan perilaku . Orang mulai melakukan hal baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak produktif, atau menjalankan cara kerja yang lebih baik secara konsisten. Dalam sebuah percakapan di podcast Change Signal , BJ Fogg, pendiri Behavior Design Lab di Stanford University dan penulis buku Tiny Habits , menjelaskan bahwa salah satu kesalahan besar dalam perubahan perilaku adalah terlalu mengandalkan kemauan keras atau willpower . Padahal, kemauan keras biasanya hanya kuat di awal....

Musim Nanas di Basarang

Sudah lebih dari tiga minggu, Kecamatan Basarang diramaikan oleh Nanas. Hampir disetiap tempat penjualan buah-buahan yang ada di Kecamatan Basarang dipenuhi dengan nanas. Ketika Informasi Kapuas mampir ke salah satu penjual nanas, beliau mengatakan bahwa nanas ini diambil dari kebunnya yang ada di Tahai. Nanas ini dijual dengan harga Rp 5.000 per buah. Bila yang membeli adalah penjual nanas (untuk dijual kembali) maka harganya menjadi Rp 4.000 per buah.

Bila kita melihat di sepanjang Jalan Trans Kalimantan yang melintasi Kecamatan Basarang ini, maka sesekali kita akan melihat mobil bak terbuka yang penuh dengan Nanas untuk dijual lagi ditempat yang lain. Potensi Nanas ini pernah diperhitungkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kapuas, namun sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya. Menurut data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kapuas, potensi luas tanam Nanas mencapai lebih dari 4 juta phn, dengan potensi luas panen lebih dari 3 juta phn.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Noorlatifah dan Hamdani yang dimuat dalam Jurnal Agribisnis Perdesaan didapatkan informasi bahwa keuntungan petani mencapai 68 juta lebih dalam 28 bulan, jadi usaha ini layak untuk dikembangkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas