Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Salam Dokter Klokke Untuk Masyarakat Kalimantan Tengah

Dhr. A.H. Klokke (Courtesy of YdMia)
Pada hari Rabu, 20 Juni 2012 Informasi Kapuas dihubungi oleh orang yang mengaku sebagai Dokter Klokke. Beliau berbicara dengan logat bahasa Indonesia yang agak kaku. Informasi Kapuas pernah mendapat kabar bahwa beliau sudah meninggal dunia. Ketika disampaikan bahwa ada berita bahwa beliau sudah meninggal dunia, beliau menjelaskan bahwa yang meninggal itu adalah istri beliau. Beliau sekarang masih tinggal di Oude Larenseweg 28, 7214PC, Epse, Netherland.

Beliau menelepon karena ada permintaan dari Informasi Kapuas untuk menterjemahkan buku beliau yang berjudul Traditional Medicine Among The Ngaju Dayak In Central Kalimantan. Ketika Informasi Kapuas meminta beliau untuk menjadi kontributor, beliau menyarankan agar menghubungi Bapak Marko Maher di Palangka Raya yang menjadi rekan dalam menulis pengalaman beliau selama di Kalimantan Tengah. Sebelum mengakhiri pembicaraan beliau menitipkan salam untuk teman-teman di Kalimantan Tengah.

Pada hari Kamis, 21 Juni 2012 Informasi Kapuas menerima email dari beliau yang mengijinkan penerjemahan buku beliau tersebut ke dalam bahasa Indonesia. Ada hal yang membuat Informasi Kapuas merasa malu ketika menerima email itu adalah email itu ditulis dalam bahasa Dayak Ngaju. Karena kosa kata yang Informasi Kapuas miliki sangat sedikit, terpaksa membalasnya dengan Bahasa Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)