Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Salam Dokter Klokke Untuk Masyarakat Kalimantan Tengah

Dhr. A.H. Klokke (Courtesy of YdMia)
Pada hari Rabu, 20 Juni 2012 Informasi Kapuas dihubungi oleh orang yang mengaku sebagai Dokter Klokke. Beliau berbicara dengan logat bahasa Indonesia yang agak kaku. Informasi Kapuas pernah mendapat kabar bahwa beliau sudah meninggal dunia. Ketika disampaikan bahwa ada berita bahwa beliau sudah meninggal dunia, beliau menjelaskan bahwa yang meninggal itu adalah istri beliau. Beliau sekarang masih tinggal di Oude Larenseweg 28, 7214PC, Epse, Netherland.

Beliau menelepon karena ada permintaan dari Informasi Kapuas untuk menterjemahkan buku beliau yang berjudul Traditional Medicine Among The Ngaju Dayak In Central Kalimantan. Ketika Informasi Kapuas meminta beliau untuk menjadi kontributor, beliau menyarankan agar menghubungi Bapak Marko Maher di Palangka Raya yang menjadi rekan dalam menulis pengalaman beliau selama di Kalimantan Tengah. Sebelum mengakhiri pembicaraan beliau menitipkan salam untuk teman-teman di Kalimantan Tengah.

Pada hari Kamis, 21 Juni 2012 Informasi Kapuas menerima email dari beliau yang mengijinkan penerjemahan buku beliau tersebut ke dalam bahasa Indonesia. Ada hal yang membuat Informasi Kapuas merasa malu ketika menerima email itu adalah email itu ditulis dalam bahasa Dayak Ngaju. Karena kosa kata yang Informasi Kapuas miliki sangat sedikit, terpaksa membalasnya dengan Bahasa Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas