Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Seminar Sehari Kesehatan Jiwa dan Pengembangan Diri

Foto bersama dengan narasumber dr. Teddy Hidayat, SpKJ (K) [tengah] dan dr. Arifah Nur Istiqomah, SpKJ [ketiga dari kanan]
Pada hari Selasa, 19 Juni 2012 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan kegiatan Seminar Sehari Kesehatan Jiwa dan Pengembangan Diri. Narasumber kegiatan ini adalah dr. Arifah Nur Istiqomah, SpKJ dan dr. Teddy Hidayat, SpKJ (K) dari Bagian Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini dihadiri oleh dokter umum dan dokter spesialis sekabupaten Kapuas dan paramedis rumah sakit.

dr. Arifah menjelaskan tentang hubungan ilmu kesehatan jiwa (psikiatri) dengan bidang-bidang lain di rumah sakit. Ternyata banyak sekali peran yang bisa dimainkan oleh psikiatri dalam penanganan pasien dirumah sakit. Seperti memberikan dukungan kepada pasien yang akan menjalani operasi, memberi dukungan bagi pasien dalam menghadapi akhir hidupnya dan lain-lain.

dr. Teddy menyampaikan masalah penanganan stress dan pengembangan diri. Beliau menyampaikan bahwa kalau ingin menjadi orang yang sukses maka kita selain harus memiliki intelegensia yang baik, kita juga harus memiliki emosi yang baik, kemampuan untuk mengubah realitas yang kurang baik menjadi baik serta memiliki kecerdasan moral dan spiritual yang baik.

Seminar sehari yang merupakan kerjasama Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas, Persatuan Perawat Nasional Indonesia Cabang Kapuas dan Bagian Diklat RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo ini membuka wawasan yang baru bagi para petugas kesehatan dalam memperbaiki pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas