Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Supervisi Dinas Kesehatan ke Puskesmas Mantangai dan Lamunti

Suasana supervisi di Puskesmas Mantangai
 Pada hari Selasa, 5 Juni 2012, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang terdiri dari bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) dan Sub Bagian Perencanaan melakukan supervisi ke Puskesmas Mantangai dan Puskesmas Lamunti. Kegiatan supervisi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan dalam rangka melakukan bimbingan dan evaluasi terhadap program-program kesehatan yang dilaksanakan oleh puskesmas.
Berpose di depan Puskesmas Lamunti
Supervisi kali ini melihat mengapa beberapa capaian program penanggulangan masalah kesehatan di puskesmas tidak mencapai target yang sudah ditentukan. Kendala-kendala yang dihadapi dicoba untuk dicarikan solusinya, baik mengenai masalah sumber daya manusia maupun masalah manajemen pelayanan kesehatan. Kegiatan supervisi ini diharapkan bukan sekedar menjadi kegiatan yang mencari-cari kekurangan puskesmas, tapi juga bisa menjadi sarana untuk memperbaiki pelayanan puskesmas.

Di Puskesmas Mantangai, rombongan disambut oleh pimpinan Puskesmas yaitu Bapak Mujadi, SKM beserta staf dan di Puskesmas Lamunti, rombongan disambut oleh dr. Satria Ramli beserta staf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"