Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Berbagi Keceriaan di Panti Asuhan

Ibu Masitah menyampaikan bingkisan kepada pihak panti asuhan
Sebagai salah satu rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan, SMPN 1 Selat memberikan bingkisan kepada Panti Asuhan Budi Sejahtera, Jl. Jawa No. 83, Kuala Kapuas. Sebelumnya para siswa-siswi SMPN 1 Selat mengumpulkan barang-barang yang akan disumbangkan di sekolah, kemudian membawanya ke panti asuhan. Bakti Sosial ini dipandu oleh para guru. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 26 Juli 2012.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas