Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

KAMMI Komisariat STAI mengikuti Dauroh Marhalan II

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kapuas mengikuti kegiatan Dauroh Marhalah II dengan tema "Muslim Negarawan: Berpikir, Bergerak, Bekerja untuk Kalimantan Tengah". Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 12-15 Juli 2012 ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Ar-Rahman, Jl. RTA Milono, Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti oleh KAMMI se-Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini diisi oleh narasumber dari berbagai kalangan, baik dari civitas akademika perguruan tinggi, maupun dari tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berdomisili di Palangka Raya dan daerah-daerah sekitarnya. Diantara narasumber yang sempat Informasi Kapuas temui adalah Bapak H. Bulkani, rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)