Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Masa Orientasi Sekolah (MOS) SMPN 1 Selat

Suasana MOS SMPN 1 Selat
Kegiatan Masa Orientasi SekolahMPN 1 Selat berlangsung sejak satu hari yang lalu (16 Juli 2012). Pada minggu yang lalu sebenarnya juga sudah diselenggarakan kegiatan Pra MOS. Sekarang kegiatan MOS yang resmi dikoordinir oleh pembina OSIS dan dilaksanakan oleh panitia MOS yang terdiri dari kelas 8 dan 9. Kemarin kegiatan para siswa baru adalah pengenalan tentang masalah lalu lintas. Kemudian kegiatan yang lainnya adalah baris berbaris. Dalam MOS ini tidak ada kontak fisik, para siswa diberi bekal dalam masalah intelektual, rohani dan fisik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"