Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Pesantren Ramadhan SMPN 1 Selat Tahun 2012

Ibu Laily, S.Ag sedang memimpin pembacaan Surat Yasin
SMPN 1 Selat menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan 1433 H / 2012 M mulai tanggal 23-25 Juli 2012. Kegiatan ini diisi dengan berbagai macaam kegiatan diantaranya ceramah, ibadah, tadarus Qur'an, lomba-lomba, bakti sosial, buka puasa bersama dan tarawih berjama'ah. Kegiatan dilaksanakan dibeberapa tempat yaitu di Masjid Riyadhul Jannah, halaman sekolah, mushola sekolah dan panti asuhan. Kegiatan ini didukung oleh dana dari orang tua murid dan pihak sekolah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas