Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Tahun 2012

Ketua KPU (Novita) dan Ketua IDI (Rosihan Anwar) sedang menandatangani kesepakatan bersama
Pada hari Sabtu, 18 Agustus 2012 bertempat di ruang Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas dengan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas tentang Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Tahun 2012.
Foto bersama sesudah penandatanganan kesepakatan bersama
Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Kapuas, Novita, SH., M.Kn. dan Ketua IDI Cabang Kapuas, dr. Rosihan Anwar. Dalam kesepakatan bersama ini disebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh IDI Cabang Kapuas di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pemeriksaan ini juga dapat bekerjasama dengan pihak diluar IDI Cabang Kapuas bila diperlukan. Penandatanganan ini disaksikan oleh empat orang anggota IDI yaitu dr. Diana Yuniarti, dr. Agus Waluyo, dr. Jum'atil Fajar dan dr. Tonun Irawaty. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)