Know Your Lemons: Edukasi Sederhana untuk Mengenali Tanda Kanker Payudara Sejak Dini

Gambar
  Sebelum pelaksanaan Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital, Sabtu, 27 Juni 2026, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc, menyempatkan diri memberikan penyuluhan deteksi dini kanker payudara kepada para peserta seminar. Penyuluhan ini menggunakan metode Know Your Lemons , sebuah pendekatan edukasi kesehatan yang menyampaikan tanda-tanda kanker payudara dengan cara sederhana, visual, dan mudah dipahami. Melalui gambar lemon, peserta diajak mengenali berbagai perubahan pada payudara yang perlu diwaspadai. Dalam sesi singkat tersebut, peserta mendapatkan pengenalan tentang gerakan Know Your Lemons dan pendirinya. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya pemeriksaan payudara sendiri atau Sadari . Saat melakukan Sadari, perempuan dianjurkan berdiri di depan cermin dan memperhatikan apakah ada perubahan yang tidak biasa pada payudara. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain perubahan pada ...

Waspadai Peningkatan Kasus Diare

Seorang ibu menggendong bayi berumur 1 bulan, bersama dengan keluarganya berobat ke praktek dokter. Ketika diperiksa oleh sang dokter, rupanya bayi ini menderita mencret sejak tiga hari yang lalu. Sudah berobat ke bidan dan sudah dikasih obat, namun mereka ingin memastikan kondisi bayinya ke dokter. Bayi ini menderita diare dengan kekurangan cairan yang ringan.

Kepada sang ibu diberikan nasehat agar tetap mengusahakan agar anak tetap diberikan cairan yang diperlukannya dengan menjaga agar alat-alat yang digunakan untuk pemberian susu botol betul-betul diperhatikan kebersihannya. Selain itu sang ibu juga diberikan nasehat tentang tanda-tanda bahaya yang mengharuskan sang bayi untuk dibawa ke rumah sakit.

Ada beberapa upaya pencegahan yang disarankan oleh World Health Organization (WHO) dalam menghadapi diare yaitu:
  1. Vaksinasi campak
  2. Promosi ASI eksklusif dan suplementasi vitamin A
  3. Promosi mencuci tangan dengan sabun
  4. Perbaikan kuantitas dan kualitas suplai air, termasuk penanganan dan penyimpanan air yang aman di rumah tangga
  5. Promosi kebersihan lingkungan ditengah masyarakat
Pada musim kemarau seperti ini, diare banyak memakan korban. Diharapkan upaya pencegahan yang dilakukan dapat membantu mengurangi angka kematian bayi akibat diare.

Berikut ini buku dari WHO tentang diare:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)