Bakti Sosial Kesehatan Meriahkan HUT RI ke-81 di Desa Saka Batur

Gambar
    KAPUAS HILIR – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 diwujudkan dalam bentuk nyata melalui kegiatan Bakti Sosial Kecamatan Kapuas Hilir bersama UPT Puskesmas Barimba. Kegiatan yang berlangsung di Desa Saka Batur ini mendapat dukungan penuh dari berbagai organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Kapuas, meliputi IDI, PDGI, IAI, IBI, PPNI, PTGMI, PERSAGI, hingga PATELKI. Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat Kemerdekaan Melayani Untuk Indonesia Sehat”, sebagai bukti pengabdian tenaga kesehatan bagi masyarakat.   Kegiatan bakti sosial ini berjalan sangat antusias dengan melayani total 96 warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Selain itu, tim medis juga melaksanakan khitanan massal bagi 10 anak warga setempat. Berbagai layanan kesehatan disiapkan secara lengkap mulai dari pemeriksaan fisik, konsultasi medis, pemberian obat-obatan, hingga tindakan medis dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap warga yang hadir.   Ac...

Kapuas Berbagi Pengalaman Mengelola Poskestren



Pondok Pesantren Al-Amin (Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak) dan Abnauth Thalibin Miftahul Ulum (Desa Tamban Baru Mekar, Kecamatan Kapuas Kuala) berbagi pengalaman dalam pengelolaan pos kesehatan pesantren. Penyajian tersebut dilakukan pada hari Selasa, 2 Oktober 2012 bertempat di Ruang Belajar Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Jl. Yos Sudarso, Palangka Raya dalam rangka Pelatihan Poskestren Bagi Kader Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Al-Amin yang diwakili oleh Jum'atil Fajar dan Abnauth Thalibin Miftahul Ulum yang diwakili oleh Budian menyajikan pengalaman masing-masing.

Kedua poskestren tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan dimana poskestren Al-Amin dikelola secara mandiri dan dibantu oleh Puskesmas Sei Tatas dan dokter dari Kuala Kapuas. Sedangkan Abnauth Thalibin dikelola seperti sebuah Poskesdes sehingga seluruh obat-obatan dan tenaga kesehatannya berasal dari Puskesmas Tamban Baru. Kedua model ini diharapkan bisa menjadi rujukan dalam pengelolaan poskestren bagi peserta pelatihan ketika mereka kembali ke tempat masing-masing. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)