Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

LANGGAR DARUL KHAIR MENYEMBELIH HEWAN KORBAN

Yang menyembelihan hewan korban (sapi) tentunya bukan langgar DK, tetapi Bpk Guru Zainudin, tapi pelaksana/panitia korban adalah jama'ah Langgar Darul Khair. Pada tahun ini Langgar DK cuma menyembelih 1 (satu) sapi saja, dimana kupon yang dibagikan sebanyak 160 lembar.

Pelaksanaan jatuh pada hari ini Sabtu tanggal 11 Zulhidjah 1433 bertepatan tanggal 27 Oktober 2012. Satu hari sebelumnya Langgar DK juga melaksanakan Sholat Idul Adha berjamaah.

Hewan Korban yang telah disembelih

Pembagian Daging Korban

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas