Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Penyuluh Agama Islam di Rumah Sakit

Terhitung tanggal 1 Oktober 2012 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Drs. H. Masrawan, M.Ag sudah menugaskan dua orang staf-nya sebagai Penyuluh Agama Islam di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Mereka berdua adalah:
  • Drs. Qamaruddin
  • Abdul Hamid, S.Ag
Mereka akan menjalankan tugas sebagai Penyuluh Agama Islam secara rutin di rumah sakit dan pada saat-saat dibutuhkan. Kegiatan penyuluhan agama Islam di rumah sakit dikoordinir oleh Bapak M. Saleh. Masyarakat yang memerlukan bimbingan rohani selama menjalani perawatan di rumah sakit dapat menghubungi para penyuluh ini melalui ruang perawatan masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas