Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Posyandu Desa Muroi Raya

Posyandu baru dari dana PNPM Desa Muroi Raya
Akhir Oktober ini Masyarakat Desa Muroi Raya Kecamatan Mantangai mungkin merasa berbahagia terutama kaum Ibu, karena bangunan Posyandu yang dinanti sudah 98% selesai. Kelengkapan yang kurang hanya perlengkapan meubeler nya. Diharapkan nantinya ada kader yang aktif menjalankan posyandu, serta sangat dinanti Petugas Kesehatan yang mau menempati Posyandu ini sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan lini pertama di Desa Muroi Raya, Anda berminat ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)