Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Silaturahim Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Kapuas

Santri membacakan Maulid Habsyi
Pada hari Senin, 8 Oktober 2012 bertempat di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas diselenggarakan kegiatan Silaturahim Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh 9 buah pondok pesantren yaitu Nahdlatussalam, Baabussalam, Abnauth Thalibin, Miftahussalam, Nurul Iman, Nurul Hidayah Darussalam, Nur Hidayah, Darul Hikmah dan tuan rumah Al-Amin.
Para pimpinan pondok pesantren
Pembukaan kegiatan ini selain dihadiri oleh para perwakilan pondok pesantren juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan alim ulama yang berdomisili di sekitar pondok pesantren. Rombongan Bupati Kapuas diikuti oleh beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan rombongan dari Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.
Para santri menyambut kedatangan Bupati
Dalam pertemuan ini Forum Komunikasi Pondok Pesantren menyampaikan dukungan kepada Bapak Ir. H. Muhammad Mawardi, MM untuk melanjutkan Kapuas Amanah. Dukungan ini disampaikan secara simbolis oleh Sekretaris Forum, Sajarwan, M.Pd.
Para pimpinan pondok pesantren
Dalam sambutan pembukaan kegiatan silaturahim ini, Bupati Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM mengajak agar Pondok Pesantren bisa mandiri dengan mengelola berbagai kegiatan perdagangan. Beliau juga berjanji untuk mengupayakan agar perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Kapuas mau memberikan sebagian CSR (Corporate Social Responsibility) mereka berupa plasma kepada pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kapuas.

Dalam kesempatan ini Bupati Kapuas berkenan memberikan bantuan operasional pondok pesantren yang diserahkan langsung kepada masing-masing pimpinan pondok pesantren.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas