Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Silaturahim Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Kapuas

Santri membacakan Maulid Habsyi
Pada hari Senin, 8 Oktober 2012 bertempat di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas diselenggarakan kegiatan Silaturahim Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh 9 buah pondok pesantren yaitu Nahdlatussalam, Baabussalam, Abnauth Thalibin, Miftahussalam, Nurul Iman, Nurul Hidayah Darussalam, Nur Hidayah, Darul Hikmah dan tuan rumah Al-Amin.
Para pimpinan pondok pesantren
Pembukaan kegiatan ini selain dihadiri oleh para perwakilan pondok pesantren juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan alim ulama yang berdomisili di sekitar pondok pesantren. Rombongan Bupati Kapuas diikuti oleh beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan rombongan dari Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.
Para santri menyambut kedatangan Bupati
Dalam pertemuan ini Forum Komunikasi Pondok Pesantren menyampaikan dukungan kepada Bapak Ir. H. Muhammad Mawardi, MM untuk melanjutkan Kapuas Amanah. Dukungan ini disampaikan secara simbolis oleh Sekretaris Forum, Sajarwan, M.Pd.
Para pimpinan pondok pesantren
Dalam sambutan pembukaan kegiatan silaturahim ini, Bupati Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM mengajak agar Pondok Pesantren bisa mandiri dengan mengelola berbagai kegiatan perdagangan. Beliau juga berjanji untuk mengupayakan agar perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Kapuas mau memberikan sebagian CSR (Corporate Social Responsibility) mereka berupa plasma kepada pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kapuas.

Dalam kesempatan ini Bupati Kapuas berkenan memberikan bantuan operasional pondok pesantren yang diserahkan langsung kepada masing-masing pimpinan pondok pesantren.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"