Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Sosialisasi Pilkada dan Pendidikan Pemilih di PPS Lupak Dalam

Kapuas Kuala,
Minggu,21 Oktober 2012 PPS Desa Lupak Dalam melaksanakan Sosialisasi Pilkada dan Pendidikan Pemilih sebagai bagian pelaksanaan tahapan Pilkada Kabupaten Kapuas yang akan digelar tgl.13 Nopember 2012. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Desa Lupak Dalam Mansyah Budian.Kegiatan yang juga dihadiri oleh PPK Kapuas Kuala ini mengundang KPPS sebagai ujung tombak pelaksanaan Pikada Kabupaten Kapuas yang nantinya bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih ini nantinya diharapkan mampu mengurangi Pemilih yang tidak menggunakan hak pilih dan mengurangi jumlah surat suara yang sah karena kesalahan pemilih dalam pencoblosan surat suara yang mengakibatkan hilangnya suara pemilih dalam Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Kapuas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"