Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Tata Cara Pendidikan Anak Dalam Islam

Oleh Guru Abdul Hamid, S.Ag

Dalam ta'lim yang dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Oktober 2012 di Majelis Ta'lim Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kuala Kapuas oleh Guru Abdul Hamid, S.Ag disampaikan materi tentang Tata Cara Pendidikan Anak Dalam Islam. Berikut ini adalah beberapa poinnya:

  • Pendidikan anak dimulai sejak dia dilahirkan, dengan memberinya nama yang baik, diaqiqahkan, dipotong rambutnya kemudian ditimbang dan dihargai dengan perak kemudian disedekahkan.
  • Anak diajari untuk tidur terpisah dari orang tua
  • Ketika berusia 7 tahun diperintahkan untuk shalat, ketika sudah berusia 10 tahun tidak mau shalat maka boleh dipukul.
  • Kepada mereka diajarkan ilmu dunia dan pendidikan ruhani
  • Ketika sudah layak untuk menikah maka dipilihkan pasangan dengan orang yang baik agamanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"