Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Distribusi Kelambu Berinsektisida

Kelambu berinsektisida diturunkan dari truk
Pada hari Senin, 26 November 2012 truk pengangkut kelambut berinsektisida dari Jakarta datang ke Kapuas. Truk ini membawa ribuan kelambu yang akan digunakan untuk program Eliminasi Malaria. Kelambu-kelambu ini akan didistribusikan ke puskesmas, puskesmas pembantu, pos kesehatan desa, pos bersalin desa disesuaikan dengan jumlah sasaran dari masing-masing desa.

Kelambu ini akan didistribusikan kepada:

  • Balita yang positif Malaria
  • Ibu hamil yang sudah di skrining
  • Bayi yang sudah menyelesaikan imunisasi lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)