The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Kecelakaan di Anjir Mambulau Timur

Avanza yang menabrak truk
Pada hari Sabtu, 17 November 2012 setelah pukul 05.00 WIB terjadi kecelakaan lalu lintas di Desa Anjir Mambulau Timur Kilometer 7, Kecamatan Kapuas Timur. Menurut keterangan masyarakat setempat, kecelakaan ini terjadi karena Avanza dari arah Banjarmasin menuju Kapuas tiba-tiba mengarahkan moncongnya ke arah truk.
Truk yang terguling di tepi jalan
Melihat kondisi seperti itu, supir truk langsung membanting stir ke arah kiri sehingga truk tersebut terperosok ke parit yang ada di tepi jalan.
Roda belakang truk yang terlempar jauh
Avanza tetap menabrak truk sehingga bagian depan mobil tampak rusak. Avanza ditarik dengan truk, sedangkan truk pengangkut bahan-bakar minyak ditarik oleh temannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas