Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Kecelakaan di Anjir Mambulau Timur

Avanza yang menabrak truk
Pada hari Sabtu, 17 November 2012 setelah pukul 05.00 WIB terjadi kecelakaan lalu lintas di Desa Anjir Mambulau Timur Kilometer 7, Kecamatan Kapuas Timur. Menurut keterangan masyarakat setempat, kecelakaan ini terjadi karena Avanza dari arah Banjarmasin menuju Kapuas tiba-tiba mengarahkan moncongnya ke arah truk.
Truk yang terguling di tepi jalan
Melihat kondisi seperti itu, supir truk langsung membanting stir ke arah kiri sehingga truk tersebut terperosok ke parit yang ada di tepi jalan.
Roda belakang truk yang terlempar jauh
Avanza tetap menabrak truk sehingga bagian depan mobil tampak rusak. Avanza ditarik dengan truk, sedangkan truk pengangkut bahan-bakar minyak ditarik oleh temannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas