Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Mahasiswa Kedokteran dari Kapuas Aktif dalam Pengajian Kampus

Peserta Perayaan Idul Adha di PSPD Unpar
Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan Perayaan Idul Adha 1433 H / 2012 M pada hari Sabtu, 3 November 2012. Kegiatan ini dilaksanakan di aula program studi. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa semester 1 sampai semester 5.

Acara diawali dengan Pembacaan Maulid Habsyi yang dibawakan oleh mahasiswa kedokteran bekerjasama dengan mahasiswa fakultas lain. Setelah itu dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Jum'atil Fajar tentang "Pelajaran dari Keluarga Ibrahim". Acara tausiyah ini dipandu oleh mahasiswa yang berasal dari Kuala Kapuas (Ujung Murung) dan diantara peserta yang berdiskusi terdapat mahasiswa dari Kuala Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)