Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

On The Job Training PONEK

dr. Ahmad Zani Agusfar, Sp.OG dan dr. 
Pada hari Senin, 10 Desember 2012 rombongan dari Kementerian Kesehatan (dr. Ahmad Zani Agusfar, Sp.OG dan dr. Made Yuliari, Sp.A) melakukan On The Job Training mengenai Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). Mereka berkunjung ke ruang PONEK di samping IGD, ruang Perinatologi, ruang tindakan (VK), ruang nifas dan ruang bedah cito.

Dalam bimbingan yang disampaikan banyak hal-hal yang dapat membuat petugas betul-betul siap dalam menjalankan tugas secara rutin maupun dalam kondisi kegawatdaruratan. Menurut pendapat dr. Ahmad, kondisi rumah sakit ini sudah cukup bagus dalam pelayanan PONEK namun cukup banyak juga hal-hal yang harus direalisasikan pada masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)