The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Peringatan Maulid Nabi di TPA Al-Inayah

Pembacaan Maulid Habsyi
 Pada hari Jum'at, 8 Februari 2013 bertempat di Majelis Ta'lim Al-Inayah diselenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dilaksanakan oleh TPA Al-Inayah. Kegiatan ini dihadiri oleh para santri dan sebagian orang tua mereka.
Tim Maulid Habsyi Masjid Nurul Iman
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi yang dibawakan oleh kelompok dari Masjid Nurul Iman. Setelah maulid habsyi barulah rangkaian kegiatan maulid dilanjutkan yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan ceramah Maulid.
Santriwati TPA Al-Inayah
Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas