Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Diskusi Kusta Dengan Perwakilan WHO

Diskusi kusta dengan dr. Vijaya Kumaran (dua dari kanan)
Pada hari Selasa, 19 Maret 2013 bertempat di ruang kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, perwakilan dari World Health Organization South East Asia Region (WHO-SEARO), dr. Vijaya Kumaran didampingi oleh staf WHO Jakarta, dr. Benyamin Sihombing dan staf Subdit Kusta Frambusia, dr. Ghozali dan Rita Yulihane, SKM  melakukan diskusi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas tentang penyakit Kusta.

Dalam diskusi ini dibicarakan mengenai kondisi dan permasalahan penanggulangan penyakit Kusta di Kabupaten Kapuas. Pihak WHO mengusulkan adanya kartu untuk penderita kusta, sehingga kemanapun mereka pergi, mereka bisa mendapatkan pengobatan untuk kusta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)