Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Donor Darah di PT. Graha Inti Jaya

Bapak Asiang (Satpam) pendonor pertama
Pada hari Selasa, 5 Maret 2013 bertempat di ruang Klinik PT. Graha Inti Jaya diselenggarakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat himbauan donor darah yang dikirimkan oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas kepada pihak PT. Graha Inti Jaya.

Kegiatan donor darah ini diikuti oleh para asisten dan staf PT. Graha Inti Jaya. Petugas Unit Transfusi Darah RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo melakukan pengambilan darah dari para donor. Setelah mendonorkan darahnya mereka mendapatkan "servis donor" dari pihak UTD-RS yang berupa makanan dan minuman ringan pengganti cairan yang berkurang.

Kegiatan donor darah ini berhasilkan mengumpulkan sebanyak 26 kantong darah.

Sepulangnya dari perusahaan, diperjalanan ambulance yang digunakan rombongan sempat terhambat oleh truk pengangkut sawit yang amblas di jalan. Setelah ada excavator perusahaan yang membantu truk ini untuk keluar dari amblasnya, akhirnya perjalanan dapat dilanjutkan meskipun terlambat selama 3 jam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)