DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Kegiatan Monev Tuberkulosis Difasilitasi Motivator Nasional

Pada hari Senin, 26 Maret 2013 bertempat di Aula Hotel Al-Madani, Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas, dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Tuberkulosis di Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pemegang program penanggulanngan Tuberkulosis yang ada di puskesmas se-Kabupaten Kapuas.

Kegiatan ini pada saat-saat sebelumnya sudah membahas berbagai aspek dari program TBC masalah masalah penjaringan, pengobatan, pelaporan dan lain sebagainya. Pengelola program tingkat kabupaten ingin memberikan suatu yang agak berbeda dalam pertemuan kali ini yaitu bagaimana agar pengelola TB puskesmas memiliki kemampuan advokasi, komunikasi dan mobilisasi sosial (AKMS) di lingkup kerja puskesmas.  Melalui AKMS, diharapkan pemegang program TB di puskesmas dapat bekerja sama dengan pimpinan, sesama staf dari lintas program lain, maupun masyarakat (termasuk tokoh dan kader) agar mendukung pengendalian TB sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Dalam rangka melaksanakan gagasan diatas, diundanglah fasilitator nasional yang berasal dari Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Uria Guna Darma, SKM, M.Si. Dalam pertemuan tersebut beliau  memotivasi para petugas Puskesmas, agar lebih tergugah untuk selalu berpikir positif, kreativ dalam menggali permasalahan TB dan mengupayakan pemecahannya, dan berkomunikasi serta bekerja sama dengan pihak lain untuk meningkatkan kinerja program TB. Beliau juga menekankan agar stop menyalahkan orang lain dan keadaan, apalagi ketidaktahuan masyarakat, sebagai penyebab rendahnya kinerja program. Justru yang harus dibangun adalah sikap diri yang selalu mawas dan berpikir kreatif. Diharapkan hal ini dapat memperbaiki kinerja program Tuberkulosis pada masa-masa mendatang.

Sumber: Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"