Film Dokumenter American Doctor Rekam Perjuangan Tenaga Medis di Tengah Krisis Gaza

Gambar
INFORMASI KAPUAS – Sebuah film dokumenter baru berjudul American Doctor mengangkat perjuangan para dokter yang bekerja di tengah rusaknya layanan kesehatan dan membeludaknya jumlah pasien di Jalur Gaza. Film tersebut mengikuti perjalanan tiga dokter asal Amerika Serikat yang menjadi sukarelawan di sejumlah rumah sakit di wilayah itu. Dokumenter ini menampilkan dokter bedah ortopedi Mark Perlmutter dari Carolina Utara, dokter bedah trauma Feroze Sidhwa dari California, serta dokter instalasi gawat darurat Thaer Ahmad dari Chicago. Ahmad merupakan seorang warga Amerika keturunan Palestina. Dalam wawancara bersama program berita Democracy Now! , sutradara film American Doctor , Poh Si Teng, menjelaskan bahwa film tersebut dibuat untuk memperlihatkan dampak perang melalui sudut pandang tenaga kesehatan. Film itu juga merekam kegiatan staf medis Palestina yang tetap merawat pasien dalam keadaan serba terbatas. Menurut pejabat Palestina sebagaimana dikutip dalam program tersebut, sekitar 1...

Kegiatan Monev Tuberkulosis Difasilitasi Motivator Nasional

Pada hari Senin, 26 Maret 2013 bertempat di Aula Hotel Al-Madani, Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas, dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Tuberkulosis di Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pemegang program penanggulanngan Tuberkulosis yang ada di puskesmas se-Kabupaten Kapuas.

Kegiatan ini pada saat-saat sebelumnya sudah membahas berbagai aspek dari program TBC masalah masalah penjaringan, pengobatan, pelaporan dan lain sebagainya. Pengelola program tingkat kabupaten ingin memberikan suatu yang agak berbeda dalam pertemuan kali ini yaitu bagaimana agar pengelola TB puskesmas memiliki kemampuan advokasi, komunikasi dan mobilisasi sosial (AKMS) di lingkup kerja puskesmas.  Melalui AKMS, diharapkan pemegang program TB di puskesmas dapat bekerja sama dengan pimpinan, sesama staf dari lintas program lain, maupun masyarakat (termasuk tokoh dan kader) agar mendukung pengendalian TB sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Dalam rangka melaksanakan gagasan diatas, diundanglah fasilitator nasional yang berasal dari Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Uria Guna Darma, SKM, M.Si. Dalam pertemuan tersebut beliau  memotivasi para petugas Puskesmas, agar lebih tergugah untuk selalu berpikir positif, kreativ dalam menggali permasalahan TB dan mengupayakan pemecahannya, dan berkomunikasi serta bekerja sama dengan pihak lain untuk meningkatkan kinerja program TB. Beliau juga menekankan agar stop menyalahkan orang lain dan keadaan, apalagi ketidaktahuan masyarakat, sebagai penyebab rendahnya kinerja program. Justru yang harus dibangun adalah sikap diri yang selalu mawas dan berpikir kreatif. Diharapkan hal ini dapat memperbaiki kinerja program Tuberkulosis pada masa-masa mendatang.

Sumber: Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)