Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Upacara Laluhan 2013

Kapal feri yang dihias membawa para tamu dan pejabat (Courtesy of  Trisno Apidianto)
Pada hari Kamis, 21 Maret 2013 sore bertempat di Pelabuhan Danau Mare dilaksanakan Upacara Laluhan. Sejak pukul 14.00 WIB warga masyarakat sudah berkumpul di pelabuhan untuk menyaksikan kegiatan ini. Rombongan tamu yang berada dalam kapal feri berangkat dari pelabuhan Rumah Betang yang terletak di Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir.
Kapal feri yang dihias membawa para tamu dan pejabat (Courtesy of  Trisno Apidianto)
Kegiatan Laluhan ini dihadiri oleh Bapak Bupati Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM. Selain itu beberapa pejabat juga mendampingi beliau di pelabuhan danau mare. Agak disayangkan kegiatan ini kurang dipromosikan secara luas padahal memiliki potensi wisata yang cukup luar biasa  mengingat kegiatan ini cukup khas untuk Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas