Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Ada Apa Dengan CEDAW

Pada hari Sabtu, 6 April 2013 bertempat di Wisma Thamrin 11, Jl. M.H. Thamrin No. 11, Palangka Raya, admin mengikuti kegiatan sosialisasi CEDAW dan ketahanan keluarga.

Pertemuan yang diselenggarakan oleh Salimah ini membahas kesepakatan global yang intinya ingin merusak tatanan keluarga seperti adanya pengakuan terhadap lesbian dan gay (homoseks) serta Trans Gender. Selain itu banyak upaya yang dilakukan untuk menyamakan antara laki-laki dan perempuan dalam semua hal.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan bahwa ketahanan keluarga akan menjadi benteng terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat dengan berpegang pada panduan bahwa orang-orang yang beriman harus menjaga diri dan keluarga dari api neraka.

Pertemuan ini juga merekomendasikan kepada setiap peserta untuk menjalin hubungan yang harmonis dalam keluarga dan menjalin silaturahim dengan tetangga sehingga terjalin masyarakat yang kokoh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)