The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

Operasi Katarak 23-25 April 2013

Antrian menunggu skrining Operasi Katarak
Pada hari Selasa, 23 April 2013 sudah dimulai skrining awal Operasi Katarak bagi Masyarakat Miskin Kabupaten Kapuas. Skrining dilaksanakan di Poliklinik Mata RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Kegiatan skrining ini diikuti oleh ratusan warga masyarakat. Menurut keterangan yang diberikan oleh petugas rumah sakit jumlah pasien yang positif pada skrining awal ini adalah sebanyak 80-an orang.

Pada hari Rabu, 24 April 2013 akan dilakukan skrining akhir oleh dokter mata dan langsung dilaksanakan kegiatan operasi yang diperkirakan akan berlangsung sampai sore atau malam. Pada hari Kamis, 25 April 2013 akan dilaksanakan kegiatan tindak lanjut (follow up) dari hasil operasi. Target jumlah yang mata yang akan dioperasi tahun ini adalah sebanyak 50 mata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas