Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas 2013-2018

Pada hari Kamis, 25 April 2013 bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Manggatang Tarung, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang melantik Bupati dan Wakil Bupati Kapuas.

Pelantikan ini diikuti oleh seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kapuas baik yang berasal dari hulu maupun dari hilir. Baik dari kalangan aparat pemerintah maupun swasta. Dari pihak keluarga maupun tim sukses.

Dalam sambutannya Gubernur Kalteng mengharapkan agar Ben-JIrin dapat menyatukan kembali masyarakat Kapuas yang sempat terpecah pada Pemilukada yang lalu. Diharapkan pimpinan yang baru ini dapat mengayomi seluruh masarakat Kapuas tanpa membedakan agama dan suku.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)