Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pengarahan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kapuas

Pada hari Jum'at, 26 April 2013 bertempat di aula kantor Bupati Kapuas, Jl. Pemuda No. 5,5 Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan Pengarahan Umum Bupati Kapuas pada pertemuan dengan jajaran pemerintah Kabupaten Kapuas.

Pada pertemuan ini juga dilakukan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Wewenang dari Plh. Bupati Kapuas, Drs. Nurul Edy, MSi kepada Bupati Kapuas yang baru, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT. Penyerahan memori pelaksanaan tugas Plh. Bupati pun juga diserahkan pada saat itu juga.

Dalam pengarahannya Bupati Kapuas mengharapkan agar seluruh jajaran berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beliau meminta seluruh jajaran untuk berlari bersama beliau. Beliau meminta dinas pertanian untuk mengupayakan peningkatan produksi. Dinas perikanan dan pihak terkait bisa mengupayakan adanya makanan khas yang berasal dari ikan.

Beliau meminta dinas perkebunan dan para camat untuk mencermati batas perkebunan yang ada serta mengawasi alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perkebunan.

Penertiban aset menjadi tugas yang paling berat karena banyak pejabat yang pensiun tidak mau menyerahkan kendaraan roda dua dan roda empat yang mereka guunakan. Target 2013 adalah bisa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Beliau juga mengarapkan para PNS untuk memiliki kejujuran, kemampuan, loyalitas dan kesetiaan. Beliau kembali mengharapkan semua untuk menjadi pelayan bagi masyarakat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"