Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

PMI Kapuas Berpartisipasi Dalam Mukerprov PMI Kalteng

Pembukaan Musyawarah Kerja Provinsi PMI Kalimantan Tengah
Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kapuas, dr. H. Ahmad  Haspiani, M.MKes dan dr. Jum'atil Fajar mengikuti Musyawarah Kerja Provinsi PMI Kalimantan Tengah Tahun 2013. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus kabupaten PMI se-Kalimantan Tengah, pengurus provinsi PMI Kalimantan Tengah, pengurus pusat PMI dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, DR. Siun Jarias, SH, MA.

Dalam sambutannya, Bapak Siun Jaras mengharapkan agar keberadaan PMI benar-benar ada dalam hati masyarakat, sehingga keberadaan PMI tidak hanya untuk masyarakat golongan keatas, tapi juga bagi mereka yang memerlukan. Pemerintah daerah wajib mendukung keberadaan Palang Merah Indonesia.

Kegiatan ini mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2012 yang lalu berikut analisa terhadap kinerja dari masing-masing PMI Kabupaten se-Kalimantan Tengah. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan untuk menyusun program kerja tahun 2014.

Kegiatan yang dilaksanakan di Swiss-belhotel Internasional, Jl. Cilik Riwut, Palangka Raya pada hari Senin, 15 April 2013 ini diharapkan bisa menghasilkan kegiatan yang bisa membuat PMI menjadi lembaga yang profesional, cepat tanggap dan dicintai oleh masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"