Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

3 Hari Sesudah Kebakaran


Pada hari Kamis, 2 Mei 2013, admin menyempatkan diri mampir ke tenda pengungsian yang dibuat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas. Tenda tersebut sudah hampir kosong tinggal beberapa keluarga saja yang masih mencari kontrakan. Disekitar tenda sudah tidak ada orang yang berjaga. Saat awal pengungsian, petugas Emergency508 sibuk mencari kasur dan selimut untuk para pengungsi, akhirnya mereka menggunakan kasur bekas MTQ yang lalu. Kemudian untuk dapur umum disiapkan oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana). Sedangkan untuk masalah kesehatan ditangani oleh Posko Pertolongan Pertama PMI Kabupaten Kapuas bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas beserta jajarannya.

Admin mengunjungi lokasi kebakaran. Lokasi ini sudah bersih dari barang-barang pribadi. Tapi masih ada warga yang rumahnya terbakar masih menyingkirkan kayu-kayu yang terbakar. Admin mendengarkan cerita tentang seorang Bapak yang menyelamatkan anaknya sampai mengalami luka bakar akibat panasnya api. Beliau menunjukkan rumput diatas lanting yang tadinya hijau sekarang agak memutih akibat panasnya api. Pisang di sekitar kolam ikan yang tadinya siap panen, sekarang sudah layu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"